Penyebab Darah Beku Di Kepala

By | January 30, 2018

Penyebab Darah Beku Di Kepala

Selamat Datang Media Informasi sekaligus website resmi www.obatasamuratterbaik.com satu satunya distributor Walatra Black Garlic yang 100% herbal alami, resmi dan terpercaya.

Bagi Anda yang berada di wilayah Jabodetabek, Tasikmalaya Dan Surabaya Berlaku Pengiriman Same Day ( COD / Cash On Delivery, Gosend, GRAB Expres Dll ) Dapatkan Pelayanan BARANG SAMPAI BARU BAYAR Untuk Kota Kota Tertentu Di Seluruh Wilayah Indonesia

Apa itu bekuan darah ?

Penyebab darah beku di kepala – Semua dari kita memiliki faktor pembekuan dalam tubuh, namun dalam keadaan tertentu orang dapat mengalami penggumpalan darah di otak dan itu bisa mengancam jiwa.

Bekuan darah terbentuk dalam upaya memperbaiki kerusakan pembuluh darah. Ini adalah massa seperti gel yang dibentuk oleh trombosit dan fibrin (protein yang terlibat dalam pembekuan darah) untuk membantu menghentikan perdarahan.

Bila gumpalan darah terbentuk dengan cara yang salah di dalam arteri atau vena, hal itu dapat menyebabkan masalah serius. Orang yang merokok, minum pil KB, dan tidak duduk berisiko lebih tinggi terkena penggumpalan darah atau darah beku.

Biasanya, darah mengalir dengan bebas melalui pembuluh darah dan arteri kita. Tingkat pembekuan darah tertentu normal dan perlu untuk menghentikan kita dari pendarahan saat kita terluka. Namun, komplikasi terjadi bila terlalu banyak pembekuan.

Ada dua jenis bekuan darah :

√ Bekuan arteri terbentuk di arteri dan menyebabkan gejala langsung. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa gumpalan mencegah oksigen mencapai organ vital. Hal ini dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, bahkan kelumpuhan.

√ Bekuan vena terbentuk di pembuluh darah dan berkembang perlahan dalam jangka waktu yang lama. Gejala mungkin ringan dan kemudian menjadi lebih terlihat seiring berjalannya waktu.

Penyebab Darah Beku Di Otak

Ada banyak alasan seseorang mungkin memiliki bekuan di otak. Di sini kami akan menjelaskan secara rinci penyebab darah di otak :

Cedera kepala – Jika ada luka serius atau trauma pada kepala dan / atau leher, tubuh akan membentuk bekuan untuk menghentikan pendarahan. Ini bisa memberi banyak tekanan pada jaringan otak di sekitarnya. Beberapa trauma dapat menyebabkan penggumpalan darah terbentuk di luar otak dan terlepas. Ini berpotensi tersangkut di otak dan menyebabkan stroke.

Penyempitan atau pengerasan arteri – Bila arteri mengeras atau mempersempit risiko berkembangnya bekuan di otak meningkat. Arteri yang mengeras bisa merobek saat memompa darah, yang bisa menyebabkan pembentukan gumpalan. Bekuan ini bisa memotong aliran darah ke arteri yang menyempit, menyebabkan kerusakan serius pada sel di sekitarnya.

Beku gumpalan – Beberapa gumpalan akan berpindah dari satu bagian tubuh ke pembuluh darah yang mengarah ke otak, menyebabkan penyumbatan, yang bisa menyebabkan stroke atau emboli serebral. Bekuan ini bisa menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh yang lain sebelum mereka sampai ke otak.

Peradangan – Jika vena superfisial terlalu banyak, hal itu dapat menyebabkan peningkatan risiko pembekuan darah. Cedera atau infeksi bakteri bisa menyebabkan radang. Hal ini dapat mengurangi aliran darah dan area yang rusak akan beresiko bocor, yang bisa menyebabkan penggumpalan darah.

Darah beku di otak juga dikenal sebagai stroke. Bekuan darah di otak Anda bisa menyebabkan sakit kepala yang tiba-tiba dan parah, disertai beberapa gejala lain, termasuk kesulitan mendadak berbicara atau melihat.

Faktor risiko tertentu meningkatkan kemungkinan Anda memiliki bekuan darah. Rawat inap di rumah sakit baru-baru ini, terutama dalam jangka panjang atau terkait dengan operasi besar, meningkatkan risiko gumpalan darah.

Faktor umum yang dapat meningkatkan risiko darah beku meliputi :

  • Usia, terutama jika Anda berusia di atas 65 tahun
  • Perjalanan panjang, seperti perjalanan yang menyebabkan Anda duduk lebih dari empat jam sekaligus istirahat atau menetap dalam jangka waktu yang lama
  • Kegemukan
  • Kehamilan
  • Riwayat keluarga penggumpalan darah
  • Merokok
  • Kanker
  • Konsumsi pil KB

Bekuan darah bisa terjadi di bagian tubuh manapun. Gumpalan darah biasanya tidak berbahaya. Terkadang, gumpalan darah bisa berbahaya. Misalnya, menjalani operasi besar bisa membuat Anda lebih rentan terkena gumpalan darah yang berbahaya di daerah seperti paru-paru atau otak.

Baca Juga

Obat Darah Beku Di Kepala
Gejala Darah Beku Di Otak

Penyebab Darah Beku Di Kepala

Posted By
Obat Asam Urat Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *